Bagaimana Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Optimal Anak Usia 1-3 Tahun

Jakarta

Anak hari ini balita atau usia 1 – 3 tahun mengalami tumbuh kembang yang sangat penting. Bukan hanya tumbuh kembang tubuh, tapi juga otak, Bunda.

Oleh karena itu, dibutuhkan peran Ibu dan Ayah untuk mendukung perkembangan buah hati saat ini. Mereka membutuhkan rangsangan agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pakar Tumbuh Kembang Anak dr.Barnie Endyarni Medise Sp.A (K), MPH, mengatakan sebenarnya stimulus bisa diberikan kepada Anda sejak anak Anda masih dalam kandungan lho. Itu karena selama kehamilan, fungsi pendengaran bayi sudah terbentuk. Setelah bayi lahir, ada hal lain yang perlu dipantau dalam perkembangan anak.


“Lalu ketika dia lahir sampai umur 3 tahun, kita harus memperhatikan beberapa hal,” ujarnya dalam DANCOW Parent Fest Vol.2 yang bertemakan ‘Optimalkan 5 Dimensi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Anda di Usia Balita, Sabtu (19/12/2020).

Beberapa di antaranya adalah lima dimensi yang harus dipantau dalam perkembangan anak. Pertama, dimensi kesehatan, di mana Anda bisa memperhatikan pertumbuhan Anda, seperti berat dan tinggi badan.

Para ibu juga harus memperhatikan kesehatan si kecil agar tidak sakit dan memberikan imunisasi. Untuk menunjang kesehatan si kecil, nutrisi sangatlah penting. Pasalnya, tanpa kebutuhan gizi yang cukup, perkembangan anak tidak maksimal ya Bunda.

“Nutrisi adalah makronutrien dan mikronutrien yang tidak hanya dibutuhkan tubuh tetapi juga otak,” ujarnya.

Sedangkan dimensi kedua yang perlu diperhatikan adalah perkembangan motorik. Motor dibedakan menjadi dua, motor kasar dan motor halus. Untuk membantu perkembangan motorik si kecil, Anda bisa memberikan stimulasi dalam suasana yang menyenangkan untuk si kecil. Misalnya, ajak anak menyanyi atau bermain balok.

Dimensi ketiga adalah kognitif yang berkaitan dengan kemampuan anak dalam memecahkan masalah. Misalnya, melatih anak membuka botol bertutup.

Sedangkan dimensi keempat adalah kemampuan berbahasa. Ada bahasa reseptif dan ekspresif. Anak-anak akan belajar secara bertahap, dengan menyimpan kosakata, kemudian memahami kata-kata, hingga akhirnya dapat mengucapkan.

Kelima, sosialisasi. Namun di tengah pandemi COVID-19, sosialisasi menjadi terbatas ya Bunda. Sebab, gadget tersebut bisa digunakan tapi hanya untuk video call. Video call dengan ayah atau saudara kandung dapat membantu anak-anak belajar sambil bertatap muka dan berinteraksi di kedua arah.

“Jadi, lima dimensi itu harus kita berikan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Moms bisa melihat tips tumbuh kembang anak Ririn Ekawati dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Spanduk keperawatanFoto: Hai, Ibu

(jue / muf)



Source