Badan Antariksa Bersama Akan Mengadakan Misi Pemetaan Es di …

Memuat …

JAKARTA – Misi Pembuat Peta Es Mars dilakukan oleh sejumlah negara untuk menjajaki kemungkinan adanya kehidupan di Planet Mars. Planet merah ini dikenal sebagai dataran kering, namun diperkirakan terdapat lapisan es di dalam Mars yang dapat digunakan untuk mendukung kehidupan di masa depan.

Badan Antariksa Italia, Badan Antariksa Kanada, Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang, dan NASA telah mengumumkan niat mereka untuk mengembangkan rencana misi pemetaan es robot di Mars. Bersama-sama, agensi akan membuat tim yang akan mengerjakan konsep misi. Ini dikenal sebagai misi Mars Ice Mapper dan dapat mencakup empat pengorbit. Jika konsep misi mendapat lampu hijau dari agensi, itu bisa diluncurkan pada 2026. (Baca: Ilmuwan Kembangkan Icebot untuk Menjelajahi Planet Beku)

Bersama-sama, pengorbit ini akan dapat menemukan endapan es di bawah permukaan Mars , mencatat kedalaman, lokasi, distribusi, dan inventarisnya. Pengorbit yang dilengkapi dengan radar juga dapat mengumpulkan informasi tentang seberapa mudah diaksesnya endapan es ini.

Misi manusia pertama ke Mars kemungkinan akan terdiri dari 30 hari eksplorasi permukaan. Pengorbit tidak hanya dapat membantu menentukan lokasi pendaratan untuk misi ini, tetapi datanya juga dapat digunakan untuk menentukan tujuan sains untuk misi tersebut.

Astronot aktif Mars dapat mengambil inti dari endapan es ini, yang mungkin menunjukkan apakah pernah ada kehidupan di Mars. Misi selanjutnya dengan ekspedisi yang lebih lama ke permukaan Mars dapat menggunakan peta sedimen ini untuk mempelajari iklim dan geologi Mars, menghindari medan berbahaya, dan menggunakannya sebagai sumber daya. (Baca Juga: Pantas Kedinginan, Musim Hujan Diperkirakan Pertengahan 2021)

Mengangkut air ke Mars akan membebani dan mahal, jadi menggunakan es lokal di planet merah dapat mengurangi beberapa tantangan dalam mengangkut sumber daya ini. Konsep tersebut dapat berkembang untuk memasukkan agensi lain dan kemitraan komersial.

“Model kemitraan inovatif untuk Mars Ice Mapper ini menggabungkan pengalaman global kami dan memungkinkan pembagian biaya di seluruh rentang untuk membuat misi ini lebih layak bagi semua pihak yang berkepentingan,” kata Jim Watzin, penasihat senior NASA untuk arsitektur agensi dan penyelarasan misi.

Setiap data ilmiah yang dikumpulkan oleh pengorbit akan dibagikan kepada dunia, baik untuk tujuan penelitian maupun pengawasan umum Mars.

Source