Awas! Varian baru British Corona mungkin sudah ada di AS

Jakarta, CNBC Indonesia – Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris kemungkinan telah masuk ke Amerika Serikat (AS) tanpa pemberitahuan. Ini adalah prediksi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Meskipun varian belum ditemukan di AS, CDC mengatakan virus tersebut hanya diurutkan dari sekitar 51.000 dari 17 juta kasus AS sehingga jenis baru virus corona bisa lolos dari pemberitahuan.

“Perjalanan yang sedang berlangsung antara Inggris dan Amerika Serikat, serta tingginya prevalensi varian ini di antara infeksi Inggris saat ini, meningkatkan kemungkinan untuk mengimpor varian baru ini,” kata CDC dalam sebuah pernyataan. ).

“Mengingat proporsi kecil dari infeksi AS yang telah diurutkan, varian di Amerika Serikat sudah tidak terdeteksi,” kata CDC. Varian baru saat ini disebut sebagai SARS-CoV-2 VUI 202012/01. “

Inggris mengumumkan varian baru virus korona ini pada 14 Desember 2020. Varian ini membuat kasus Covid-19 menambah pesan di Inggris. Varian ini dikatakan 70% lebih menular dari mutasi sebelumnya.

Varian ini mungkin muncul karena lebih cocok menyebar pada manusia, kata CDC. “Perubahan cepat dari galur langka menjadi galur umum telah mengkhawatirkan para ilmuwan di Inggris, yang segera mengevaluasi karakteristik galur varian dan penyakit yang ditimbulkannya.”

Mutasi berpotensi menurunkan efektivitas antibodi monoklonal dalam mengobati virus, kata CDC. Perawatan antibodi monoklonal, seperti yang diterima oleh Presiden Donald Trump, mantan Gubernur New Jersey Chris Christie dan mantan Walikota New York City Rudy Giuliani, telah dipuji sebagai beberapa dari sedikit alat penyelamat hidup dalam memerangi virus.

(sef / sef)


Source