Aturan konsumsi kurma bagi penderita diabetes

Jakarta

Kurma merupakan buah yang memiliki rasa manis dan tinggi gula. Oleh karena itu ada aturan konsumsi kurma bagi penderita diabetes.

Diabetes sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh terlalu tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah. Penyakit ini sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya seringkali tidak disadari, namun bisa mematikan jika tidak ditangani dengan serius.

Melaporkan dari CNN Indonesia (11/4) penderita diabetes harus membatasi asupan gula tidak lebih dari 25 gram sehari. Termasuk gula dalam nasi, minuman dan makanan ringan.

Lalu, apakah aman konsumsi kurma untuk penderita diabetes? Sebelum menjawab hal tersebut, ada baiknya mengetahui kandungan nutrisi pada kurma.

Nutrisi kurma

Ahli gizi Samuel Oetoro mengatakan, 100 gram kurma kering yang beredar di pasaran biasanya memiliki 285 kalori, karbohidrat 50-75 gram, dan serat 5-7 gram. Kurma kering juga mengandung protein, antioksidan, vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Meski tinggi karbohidrat, kandungan fruktosa (gula alami) pada kurma kering lebih tinggi daripada kandungan glukosanya. Kurma juga mengandung serat yang memperlambat proses penyerapan karbohidrat, sehingga gula darah tidak langsung melonjak setelah satu kali konsumsi.

Meski demikian, penderita diabetes sebaiknya tetap membatasi konsumsi kurma. Pasalnya, asupan gula harian tidak hanya berasal dari kurma.

Aturan konsumsi kurma bagi penderita diabetes. Foto: iStock

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan para penderita diabetes saat mengonsumsi kurma.

1. Konsumsi kurang dari 2 buah

Spesialis penyakit dalam Rudy Kurniawan mengatakan, penderita diabetes sebaiknya makan kurma terbatas, tidak lebih dari 2 kurma sehari. Pasalnya, penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi glukosa lebih dari 25 gram.

Sedangkan dalam 100 gram kurma kering (5-7 buah) mengandung 75 gram karbohidrat. Konsumsi kurma yang dianjurkan bagi penderita diabetes adalah tidak lebih dari 2 buah atau sekitar 20 gram karbohidrat, tergantung dari jenis kurma dan ukuran kurma itu sendiri.

“Bagi penderita diabetes, 1-2 kurma tidak menjadi masalah,” kata Rudy.

2. Tidak dijus

Samuel menuturkan, sebaiknya 2 buah kurma dikonsumsi langsung dan tidak diolah menjadi jus atau jus kurma. Pengolahan ini dapat mengurangi atau menghilangkan kandungan serat, sedangkan kandungan karbohidrat tetap ada.

Serat dibutuhkan oleh penderita diabetes untuk memperlambat penyerapan karbohidrat dalam tubuh.

“Karena serat itu penting, konsumsi kurma sebaiknya langsung dimakan, bukan diolah menjadi jus atau konsumsi sari kurma yang rendah serat,” kata Samuel.

3. Tidak dikonsumsi sekaligus

Penderita diabetes sebaiknya tidak makan kurma dalam satu waktu.

Menurut Rudy, penderita diabetes bisa “mencicil”. konsumsi kurma, misalnya, dalam waktu satu jam setelah makan satu buah kurma.

Jika penderita diabetes masih ragu untuk makan kurma, sebaiknya makan 1 buah kurma sebelum beraktivitas atau berolahraga, kemudian 1 butir lagi setelah selesai berolahraga.

Setelah makan kurma, penderita diabetes juga sebaiknya tidak mengonsumsi minuman yang tinggi gula, dan lebih banyak minum air putih.

Menonton video “Kunci Puasa Lancar, Ahli Gizi: Makan Sahur itu Penting
[Gambas:Video 20detik]
(odi / odi)


Source