Asteroid 2002 PZ39 Akan Menghantam Bumi? AS: Orbit bisa dibelokkan

Perkiraan waktu membaca: 2 menit

NOTIF.ID, INTERNASIONAL – Asteroid 2002 PZ39 melintasi bumi pada Sabtu 15 Februari dan Selasa 18 Februari. Asteroid ini merupakan asteroid raksasa yang dijuluki sebagai salah satu asteroid pembunuh yang berukuran diameter 1 km dan memiliki kecepatan bergerak 57.240 km / jam.

Asteroid ini akan mendekati Bumi hingga Selasa depan, karena orbitnya berpotongan dengan orbit Bumi. Pada hari Selasa jaraknya hanya 251.000 mil dari Bumi. Asteroid ini pertama kali ditemukan oleh Lincoln Near-Earth Asteroid (LINEAR) pada 10 Agustus 2002.

NASA juga sempat membuat animasi dinamis tentang pergerakan Asteroid PZ39 2002 ini. Menurut NASA, dengan kecepatan 57.240 km per jam dan ukurannya yang sangat besar, konon asteroid ini dapat menghancurkan sebuah benua dan memicu gempa hingga tsunami jika menghantam Bumi.

Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics astrofisikawan Jonathan McDowell, melihat ukuran asteroid, dia berkata “ini adalah ancaman eksistensial jangka panjang bagi spesies kita.” dia berkata.

Pada hari Selasa, Asteroid 2002 PZ39 hanya akan berada 251.000 mil dari Bumi. Dikutip dari Boston Herald, pada Jumat, 14 Februari 2020. Jonathan meyakini bahwa meski asteroid tidak akan menghancurkan spesies manusia, dampak asteroid dapat mengubah Bumi menjadi sesuatu yang tampak berbeda.

“Tentu saja ini adalah objek yang perlu kita perhatikan … Mungkin asteroid itu tidak cukup untuk membuat manusia punah, tapi akan membuat dunia yang sangat berbeda.” dia berkata.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Manajer Center for Near Earth Objects Studies (CNEOS) di Jet Propulsion Laboratory (JPL) yang berbasis di California, Paul Chodas, mengungkapkan bahwa tidak ada asteroid yang memiliki kemungkinan menghantam Bumi dalam 100 tahun ke depan.

Paul Chodas mengatakan, Asteroid 2002 PZ39 tidak mengancam Bumi meski obitnya bertabrakan dengan orbit Bumi.

“Asteroid ini tidak mengancam bumi atau berbahaya … Kami telah mengamati asteroid ini selama bertahun-tahun dan mengetahui orbitnya dengan sangat baik.” dia berkata.

Pemerintah AS juga menambahkan bahwa asteroid ini juga dapat dibelokkan menggunakan pesawat luar angkasa yang dirancang khusus untuk mengubah orbit asteroid sedemikian rupa sehingga tidak menabrak Bumi.

“Amerika Serikat juga harus bersiap-siap mengelola dampak asteroid ini guna mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Gedung Putih Express.co.uk.

Jadi, masyarakat Bumi diminta untuk tidak khawatir dan menanggapinya secara berlebihan. Karena bumi memiliki lapisan atmosfer yang memungkinkan terjadinya tabrakan yang sangat kecil.

Sumber:

CNBCIndonesia

Source