Anji Sebut Tweet Julian Jacob tentang PP Royalty Music Bisa Menyesatkan Publik

Anji mengatakan unggahan Julian Jacob tentang royalti berbahaya dan menyebabkan penyesatan. (Sumber: Kolase Instagram)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji menegur komentar Julian Jacob terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Royalti Musik.

Anji menilai unggahan Julian Jacob tentang Music Royalty PP bisa menyesatkan publik karena tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dear @julianjacs, bukan itu maksud PP 56 tahun 2021. Kalau bisa menyesatkan. Bahayanya, pernyataan ini dibagikan oleh beberapa musisi lain, ”tulis Anji dikutip dari akun Instagram @duniamanji, Rabu (7/4). / 2021).

Baca juga: Jarang Tampil dan Tidak Dapat Royalti, Mansyur S Bingung Bayar Listrik

Lebih lanjut Anji menjelaskan, tidak benar toko kecil, warung, pekerja konstruksi yang bekerja dan mendengarkan musik artis harus membayar royalti. Ia juga menyertakan screenshot Pasal 2 dan Pasal 3 PP Royalty Music untuk menjelaskan poin pentingnya.

Namun, Anji sependapat dengan pernyataan Julian Jacob tentang “musik bukan hanya tentang uang”. Namun, menurut Anji, hak pencipta dan pihak yang terlibat dalam menciptakan karya musik harus dihormati.

“Tapi ketika hak pencipta tidak dihormati, seperti yang terjadi di Indonesia sejak lama, musisi memperjuangkannya,” jelas pelantun Bidadari Bersayap itu.

Source