Anak Rentan Flu, Berikut 5 Langkah Agar Si Kecil Tetap Bugar Di Fase Cuaca Ekstrem

Laporan Jurnalis Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM – Memasuki masa pergantian musim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga akhir Maret 2021.

Cuaca yang tidak menentu seperti kali ini membuat anak lebih mudah terserang penyakit, seperti alergi, diare dan flu.

Oleh karena itu, seiring dengan situasi pandemi yang sedang terjadi, para ibu harus memberikan perhatian ekstra untuk menjaga kesehatan keluarganya, khususnya anak-anaknya.

Senior Vice President Marketing & International Operations Combiphar, Weitarsa ​​Hendarto menjelaskan salah satu kunci menjaga kesehatan anak adalah dengan menerapkan kebiasaan sehat di rumah.

“Dampak perubahan iklim, termasuk cuaca ekstrim, berdampak pada kesehatan kita. “Anak-anak lebih rentan terhadap risiko cuaca karena mereka umumnya menghabiskan lebih banyak waktu di luar bermain, ditambah mereka memiliki metabolisme yang berbeda dengan orang dewasa,” kata Weitarsa.

Baca juga: 10 Manfaat Bajigur, Dipercaya Membantu Meredakan Flu, Batuk dan Hipertensi

Ia mengatakan, pada prinsipnya kesehatan anak dapat terjaga jika berada di lingkungan yang sehat pula.

“Oleh karena itu untuk mempersiapkan dan menjaga daya tahan tubuh anak, hal terpenting yang dapat dilakukan ibu adalah dengan menerapkan kebiasaan sehat di rumah yang didukung dengan pemenuhan asupan gizi, termasuk memanfaatkan madu dan bahan alami lainnya,” ujar Weitarsa ​​Hendarto dalam sebuah acara. webinar kesehatan bertema tips langkah sehat yang bisa para bunda lakukan agar selalu fit saat cuaca berubah, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Para Ahli Menyebut Vaksin Dapat Meringankan Dampak Varian Baru Covid-19 ke Hanya Pilek yang Sakit

Dr Carlinda Nekawaty, Ahli Medis Combiphar menjelaskan, berbeda dengan orang dewasa, sistem imun anak belum sempurna dan belum mengenal jutaan variabel penyebab penyakit seperti bakteri, kuman dan virus.

Inilah yang menyebabkan anak-anak memiliki kecenderungan untuk terserang flu hingga 3 kali lebih sering dibandingkan orang dewasa.

Source