Amankah Penderita Diabetes Makan Kurma Saat Berbuka Puasa?

KOMPAS.com – Khasiat kurma untuk kesehatan sudah terkenal, terutama untuk menu buka puasa.

Namun, tak sedikit para penderita diabetes yang khawatir mengonsumsi kurma karena khawatir dengan kondisi kesehatannya.

Apa faktanya, apakah aman bagi penderita diabetes untuk makan kurma saat buka puasa?

Ketua Umum Perhimpunan Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand) dr Inggrid Tania MSi menjelaskan, kurma sebenarnya aman dikonsumsi asalkan diabetes seseorang terkontrol.

“Sebenarnya penderita diabetes selama diabetes terkontrol aman untuk makan kurma, tapi tidak terlalu banyak.”

Hal tersebut ia ungkapkan dalam webinar di channel YouTube Online PDPOTJI yang dikutip Kompas.com.

Baca juga: Para ahli mengungkap sederet manfaat berbuka puasa dengan kurma

Bagi penderita diabetes yang ingin mengonsumsi kurma sebagai menu buka puasa, Tania merekomendasikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang, yakni tiga hingga lima butir.

Padahal, ia menyebutkan ada penelitian yang menyebutkan konsumsi kurma hingga 10 butir ternyata tetap aman bagi penderita diabetes terkontrol.

“Tapi bila ingin cara teraman bagi penderita diabetes terkontrol, bisa mengonsumsi, misalnya lima buah kurma saat buka puasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak penelitian yang justru menemukan bahwa ada sifat anti diabetes dalam sebuah kurma.

Misalnya dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa kurma mengandung senyawa polifenol yang bersifat antioksidan, mampu menghambat enzim seperti alfa amilase dan alfa glukosidase, sehingga dapat merangsang sel beta di pankreas sehingga dapat meningkatkan sekresi insulin dan memperbaiki komplikasi. karena diabetes.

Namun, pengembangan penelitian diperlukan untuk lebih mengkonfirmasi temuan ini.

“Review studi in vitro, in Vuvo, dan studi klinis pada manusia, ternyata ada sifat anti diabetes (pada kurma) juga.”

“Tapi ini harus dikembangkan lebih lanjut seperti apa sediaannya yang kemudian diujikan secara klinis pada penderita diabetes,” kata Tania.

Baca juga: 4 Pola Diet Terbaik untuk Diabetes

Source