Ali Akbar Punya Trending Topic, Netizen Bergeser Jadi Tersangka Dewa Anak Fan Page sekalian

KOMPAS.com – Polemik penutupan akun Dewa Kipas Dadang Subur di situs atau aplikasi penyedia game catur online, Chess.com, terus berlanjut.

Kali ini netizen Indonesia ramai mencurigai putra Dadang Subur, Ali Akbar.

Dugaan itu bermula dari hasil pertandingan catur persahabatan antara Dadang Subur vs WGM Irene Sukandar, Senin (22/3/2021).

Dadang Subur saat itu kalah 0-3 dari Irene Sukandar dalam pertandingan yang menggunakan format empat ronde dengan pemikiran 10 menit per ronde.

Dikutip dari Kompas.id, akurasi langkah Dadang Subur dalam tiga ronde melawan Irene Sukandar adalah 33,8; 27,7; dan 95,3 persen.

Angka tersebut tentunya jauh dari persentase ketepatan langkah Dewa Penggemar di Chess.com, apalagi pada periode 22 Februari hingga 2 Maret 2021 yang secara konsisten mencapai 90 hingga 99 persen.

Baca juga: Akurasi Langkah Dadang Subur Melawan WGM Irene: Dewa Ajaib Kipas Angin yang Hilang

Usai pertandingan melawan Irene Sukandar, Dadang Subur mengaku kalah dan mengaku tak terbiasa bermain catur cepat dengan waktu berpikir hanya 10 menit.

Pernyataan Dadang Subur tentu menimbulkan pertanyaan.

Pasalnya, menurut data PB Percasi, Dewa Kipas tercatat telah memainkan 369 pertandingan di Chess.com sejak 11 Februari hingga 2 Maret 2021.

Dari 369 pertandingan, Dewa Kipas memainkan total 333 pertandingan dengan format waktu berpikir 10 menit atau catur cepat.

Duel melawan pecatur Amerika bergelar Internatinal Master, Levy Rozman atau GothamChess, menjadi salah satu dari 333 catur cepat yang dimainkan Dewa Kipas atau Dadang Subur di Chess.com.

Usai laga Dadang Subur vs WGM Irene Sukandar, publik kini tengah menyorot sosok Ali Akbar.

Pasalnya, banyak screenshot yang memuat pernyataan kontroversial yang diduga berasal dari akun Facebook pribadi Ali Akbar.

Baca juga: GothamChess Menantang Juara Dunia Catur Menghadapi Dewa Penggemar

Sebagian publik kini beranggapan bahwa Ali Akbar sengaja membesar-besarkan penutupan akun Dewa Kipas Chess.com demi meraup untung atau mencari popularitas.

“Ali Akbar itu anak Pak Dadang (dewa kipas), kok dia ‘jual’ ayahnya sendiri ?!” tulis akun Twitter bernama @faizfaoezi.

“Ali Akbar seperti ‘Audrey’ tapi versi laki-laki hanya setingkat kriminal dalang, “tulis @gustrid.

Beberapa netizen mengunggah tangkapan layar yang diduga dari akun Facebook Ali Akbar sendiri di mana ia mengaku menggunakan mesin catur Shredder.

Tangkapan layar tersebut diduga berasal dari akun Facebook Ali Akbar putra Dadang Subur alias Dewa Kupas yang mengaku menggunakan mesin catur Shredder.INDONESIA Tangkapan layar yang diduga dari akun Facebook Ali Akbar, putra Dadang Subur alias Dewa Kupas, di mana ia mengaku menggunakan mesin catur Shredder.

Ali Akbar bahkan sempat masuk Trending Topic di Twitter sehari setelah laga Dadang Subur vs WGM Irene Sukandar.

Drama menutup akun Dewa Kipas sebelumnya sempat viral karena kronologi yang ditulis Ali Akbar di akun Facebook pribadinya.

Secara garis besar, Ali Akbar mengaku tak terima jika akun Dewa Kipas ayahnya diblokir oleh Chess.com.

Ali Akbar mengatakan bahwa penyebab utama dari penutupan akun Fan God tersebut adalah laporan dari GothamChess dan fansnya yang tidak menerima kemenangan ayah mereka.

Ali Akbar tidak menerimanya karena GothamChess dan penggemarnya menuduh Dewa Penggemar atau ayahnya melakukan kecurangan selama pertandingan.

Kronologi penutupan Dewa Kipas versi Ali Akbar kemudian viral di media sosial dan membuat netizen ketagihan menyerang GothamChess ke Chess.com.

Berikut tangkapan layar status Facebook Ali Akbar saat menceritakan kronologis penutupan akun Dewa Kipas oleh Chess.com:

Klarifikasi putra Dadang, Ali Akbar, yang tersebar di dunia maya.Reddit Klarifikasi putra Dadang, Ali Akbar, yang tersebar di dunia maya.

Baca juga: Tembus 1,25 Juta Penonton, Duel WGM Irene Vs Dewa Kipas Disorot Federasi Catur Dunia

Akibat serangan virtual ini, GothamChess bahkan sempat menjadikan akun Twitter dan Instagram pribadinya bersifat pribadi, sehingga memblokir akses penonton Indonesia yang ingin menonton video YouTube-nya.

Polemik penutupan akun Dewa Kipas semakin membesar setelah Chess.com dan PB Percasi resmi merespons.

Chess.com memastikan bahwa penutupan akun Fan God bukan karena laporan dari GothamChess atau publik tetapi karena ada indikasi penipuan yang dilakukan.

Hal senada juga diungkapkan PB Percasi yang sempat membedah grafik game dan akurasi langkah akun Dewa Kipas saat bermain di Chess.com.

Terkait tudingan selingkuh, Ali Akbar dan Dadang Subur membantahnya di berbagai kesempatan, termasuk saat tampil sebagai bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

Dalam podcast tersebut, Ali Akbar memastikan bahwa ayahnya tidak pernah selingkuh.

Meski demikian, Ali Akbar juga mengakui Dadang Subur kerap bermain melawan bot di platform Shredder Chess.

Baca juga: 5 Fakta Menarik WGM Irene Sukandar vs Dewa Kipas, Dari Hasil Hingga Rekaman Live

Polemik penutupan akun Dewa Kipas mencapai puncaknya saat WGM Irene Sukandar mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan kepada Deddy Corbuzier.

Surat tersebut ditanggapi Deddy Corbuzier dengan mengundang WGM Irene Sukandar menjadi bintang tamu di YouTube podcast miliknya.

Dalam kesempatan itu, WGM Irene Sukandar kembali menjelaskan bahwa penutupan akun Dewa Kipas oleh Chess.com adalah benar karena terdapat indikasi penipuan yang dibuktikan dengan data.

Saat mengundang Irene Sukandar, Deddy Corbuzier pun sempat menghubungi secara virtual Levy Rozman.

Saat itu, Levy Rozman juga kembali menjelaskan kejanggalan permainan Dewa Kipas dan menyayangkan reaksi berlebihan netizen di Indonesia.

Namun, Levy Rozman tak mau menyalahkan netizen Indonesia karena menurutnya data yang ditampilkan saat itu belum banyak.

Di penghujung podcast, Deddy Corbuzier langsung menantang Irene Sukandar untuk bertanding offline melawan Dadang Subur.

Baca Juga: Komentar GothamChess Usai Fan God dikalahkan WGM Irene Sukandar

Meski ada kendala, duel antara Irene Sukandar vs Dadang Subur atau Dewa Kipas akhirnya bisa berlangsung awal pekan ini.

Irene Sukandar yang berhasil meraih kemenangan 3-0 berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp. 200 juta dari Deddy Corbuzier sebagai penggagas.

“Setelah ini saya minta dan mohon kepada masyarakat agar tidak menghujat Pak Dadang Subur,” kata Irene Sukandar usai pertandingan.

Di sisi lain, Dadang Subur masih membawa pulang Rp. Uang 100 juta meski kalah dari Irene Sukandar.

Di penghujung pertandingan, Dadang Subur yang mengaku kalah juga meminta publik melupakan polemik Dewa Kipas.

“Setelah ini tidak perlu lagi membahas tentang dewa kipas. Biar angin ya,” kata Dadang Subur usai pertandingan.

Yang negatif kita buang. Yang positif sekarang banyak yang mulai gemar bermain catur, tambah Dadang Subur.

Usai pertandingan Dadang Subur vs Irene Sukandar, Levy Rozman langsung membuka kembali akses penonton Indonesia yang ingin menonton video YouTube miliknya.

Di sisi lain, Ali Akbar dikabarkan menutup akun Facebook pribadinya.

Namun, ada juga tangkapan layar yang beredar di media sosial di mana Ali Akbar mengakui bahwa ayahnya menggunakan Shredder karena “itu satu-satunya yang paling mudah diakses”.

Source