Alasan Greysia Polii menangis usai menjuarai Yonex Thailand Open

Jakarta, CNN Indonesia –

Greysia Polii mengungkapkan alasan menangis dalam pelukan Apriyani Rahayu setelah juara ganda putri Yonex Thailand Terbuka, Minggu (17/1).

Greysia / Apriyani menjadi juara Yonex Thailand Open usai mengalahkan pasangan tuan rumah Kititharakul / Rawinda Prajongjai 21-15, 21-12, di Impact Arena.

Usai memberi salam saat pertandingan dan kepada lawan, Greysia langsung duduk dan menangis di pelukan Apriyani.

Dalam rilis PBSI yang diterima CNNIndonesia.com, Greysia menuturkan, awalnya ia menangis menjelang acara perebutan medali di turnamen tersebut.

Alhamdulillah katanya lega karena sudah menyelesaikan tugas dengan baik, tapi di saat yang sama perasaannya malah campur aduk lebih haru, karena .. ”ujar Greysia terdiam saat menjawab pertanyaan dari tim Humas dan PP PBSI Media .

“Sejak kemarin, sejujurnya saya sebenarnya tidak merasakan apa-apa, saya harus berkonsentrasi pada pertandingan, saya lebih fokus pada apa yang ingin saya lakukan di sini. Tapi masih ada perasaan campur aduk yang terkadang membuat Anda sedih,” Greysia ditambahkan.

Awalnya Greysia kesulitan menceritakan kenapa dia menangis di Yonex Thailand Open. Akhirnya, kata Greysia, dia menangis karena kehilangan kakaknya Rickettsia Polii.

“Saya mendedikasikan gelar ini untuk keluarga saya yang sedang berjuang [melawan Covid-19], maka mereka kalah dengan benar. Jadi ya, pikiranku kemana-mana, perasaan campur aduk, setelah adikku meninggal dan covid-19, ”kata Greysia.

[Gambas:Video CNN]

Greysia mengatakan bahwa kesedihan tertahan dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia akhirnya membocorkannya setelah merebut gelar di Yonex Thailand Open.

“Dari kemarin sebenarnya saya tidak bisa menahannya, sebenarnya bukan dari kemarin, tapi setiap hari saya tidak bisa menahannya. Walaupun tidak apa-apa, tapi ya namanya berduka cita dan semua keluarga di rumah di Jakarta yang kerepotan juga, kita semua berjuang lagi. sebagai satu keluarga. Lagi-lagi melawan Covid, semuanya terisolir, ”kata atlet berusia 33 tahun itu.

Selain keluarga, Greysia juga memikirkan suaminya yang baru saja menikah pada 23 Desember 2020, Felix Djimin. Setelah menikah, Greysia hanya mengambil cuti seminggu kemudian kembali ke Timnas Cipayung.

Testimoni Promo Spanduk GIF

“Alhamdulillah diberikan kekuatan terus menerus setiap hari, hingga saat ini. Apalagi Felix banyak berkorban dan berjuang untuk keluarga besar juga, tidak terkena Covid-19,” jelas Greysia.

“Felix sangat dewasa dan bisa sangat suportif dalam melakukan semua ini. Sangat suportif, terutama emosi saya yang sudah dia dukung sejak lama,” kata Greysia.

Usai Yonex Thailand Open, Greysia / Apriyani masih harus bertarung di dua turnamen lainnya di Negeri Gajah Putih tersebut.

Meski sedih, Greysia mengaku akan terus mencoba dan menjalani Toyota Thailand Open (19-24 Januari 2021) dan BWF World Tour Finals (27-31 Januari 2021) dengan penuh kegembiraan.

“Lari saja untuk pertandingan selanjutnya, aku dan Apri tidak berpikir panjang bagaimana, tapi kami coba coba satu persatu. Setelah kejuaraan ini usai, tapi minggu depan masih ada lagi. Jadi jalani saja hari demi hari dengan suka cita, masih .senang, dan pasti nikmatilah, “kata Greysia.

(sry / osc)


Source