Agar tidak kembung saat berbuka puasa, pilihlah makanan yang mengandung air

KOMPAS.com – Puasa Ramadhan tahun 2021 merupakan puasa kedua kalinya di tengah pandemi Covid-19.

Meski pandemi sudah lebih dari satu tahun melanda, kita tetap perlu melindungi diri dengan tetap membatasi keluar rumah.

Memang hal ini membuat kita tidak kepanasan di luar rumah. Namun, tubuh harus tetap terhidrasi. Pasalnya, saat berpuasa, tentu banyak cairan tubuh yang berkurang.

Biasanya kami minum banyak air untuk kembali terhidrasi. Namun bisa jadi perut akan terasa kembung saat kita memaksakan minum air putih dalam jumlah banyak saat berbuka puasa.

Oleh karena itu sebaiknya kita minum secara perlahan atau menggunakan cara lain untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Penting untuk diketahui bahwa menghidrasi tubuh tidak hanya dengan minum air, tapi juga dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan air.

Baca juga: Sering lupa minum air putih, ini cara cegah dehidrasi

Untuk itu, sebagai alternatif mencegah dehidrasi dan perut kembung, kita bisa mengonsumsi 10 makanan berikut ini:

1. Mentimun

Dermaga. Shutterstock / Leszek Czerwonka Ilustrasi mentimun.

Mentimun atau mentimun merupakan salah satu buah yang kaya akan air. Padahal, kandungan air pada ketimun sekitar 96 persen.

Selain itu, mentimun merupakan makanan yang rendah kalori sehingga tidak membuat Anda gemuk dan memiliki rasa yang menyegarkan.

Becky Kerkenbush, praktisi nutrisi klinis di Wisconsin Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa 1 cangkir ketimun mengandung 16 kalori dan 4,5 ons air.

Mentimun juga bisa dimakan langsung, dijadikan lalapan, campuran untuk minuman dingin, atau bahkan diolah menjadi makanan.

Baca juga: Mengatasi Masalah Jerawat dengan Mentimun

2. Tomat

Ilustrasi tanaman buah tomat. SHUTTERSTOCK / ARINA_B Ilustrasi tanaman buah tomat.

Selain baik untuk kesehatan kulit, tomat juga mengandung sekitar 95 persen air.

Makan dua tomat ukuran sedang yang mengandung 45 kalori sama dengan minum satu cangkir air.

Tidak hanya bisa dijadikan makanan olahan di rumah, kita juga bisa makan tomat secara langsung seperti makan apel.

Baca juga: Ingin panjang umur? Cobalah Makan Tomat Secara Rutin

3. Blewah

Ilustrasi blewahOcsanaDen Ilustrasi blewah

Tentunya blewah bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat, karena blewah merupakan salah satu buah yang umum digunakan untuk berbuka puasa.

Kabar baiknya, blewah tidak hanya mengandung 90 persen air, tetapi rasanya yang kaya dan buahnya sendiri memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang mengejutkan.

Blewah kaya akan vitamin A dan C yang bermanfaat untuk kulit dan rambut.

4. Semangka

Ilustrasi bentuk kipas semangka. SHUTTERSTOCK / JANECOCOA Ilustrasi bentuk kipas semangka.

Semangka selalu diminati oleh banyak orang, terutama saat berbuka puasa. Terasa menyegarkan karena mengandung 92 persen air.

Kris Sollid, RD, direktur senior komunikasi nutrisi di International Food Information Council mengatakan bahwa satu mangkuk semangka mengandung 8 ons air tanpa kalori.

Baca juga: Manfaat Semangka untuk Kulit Wajah, Menjadikan Kulit Segar dan Bersinar

5. Stroberi

Ilustrasi stroberi.pixabay.com/congerdesign Ilustrasi stroberi.

Dengan kandungan air 90 persen, strawberry menjadi pilihan tepat untuk berbuka puasa.

Anda bisa mengolah strawberry menjadi smoothie atau salad untuk menambah semangat berbuka puasa. Namun, jika Anda suka mengkonsumsinya secara langsung rasanya sangat enak.

6. Jamur

Ilustrasi jamur tiram di atas kain. SHUTTERSTOCK / KRISTANTI Ilustrasi jamur tiram di atas kain.

“Ada banyak makanan yang ternyata bisa menghidrasi tubuh, salah satunya jamur.” kata Sollid.

Sebuah studi tahun 2015 di International Journal of Medical Microbiology menunjukkan nilai gizi jamur yang mengesankan.

Tak hanya jamur, jamur juga tinggi protein serta memiliki sifat antibakteri dan penurun kolesterol.

Menurut Sollid, dibutuhkan sekitar 4 mangkok irisan jamur yang mengandung 60 kalori setara dengan secangkir air. Kandungan air pada jamur sekitar 92 persen.

Baca juga: Tak Cuma Enoki, Ini Jenis Jamur Yang Bisa Dimakan

7. Bayam

Sayuran hijau seperti bayam mengandung asam folat yang dapat mempengaruhi mood manusia.UNSPLASH / Louis Hansel @shotsoflouis Sayuran hijau seperti bayam mengandung asam folat yang dapat mempengaruhi mood manusia.

Bayam memang merupakan sayuran hijau yang enak disantap untuk menetralkan makanan berat lainnya.

Di Indonesia, bayam sering disajikan sebagai hidangan sederhana seperti tumis bayam atau bayam.

Namun, tak heran jika bayam memiliki kandungan air 91 persen di dalamnya. Anda juga bisa membuat jus bayam atau membuat salad sayuran, jika suka.

Baca juga: 3 Cara Menggunakan Bayam sebagai Obat Alami

8. Bengkuang

Jicama (Pachyrhizus Erosus)  THINKSTOCK Jicama (Pachyrhizus Erosus)

Bengkoang tidak hanya bisa digunakan sebagai masker wajah alami. Namun umbi ini juga mengandung sekitar 90 persen air yang tentunya baik untuk tubuh.

Kemudian, dalam satu mangkuk, irisan bengkuang mengandung 46 kalori, 4 ons air, kalium, vitamin C, dan serat yang baik.

Anda bisa mengkonsumsinya langsung seperti makan buah pada umumnya, atau bisa juga mengolahnya sebagai bahan makanan lainnya.

Baca juga: Khasiat Bengkuang, Umbi Putih yang Kaya Serat

9. Belimbing

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Belimbing, buah yang tumbuh di daerah tropis dan dikonsumsi di seluruh Asia Tenggara dan Karibia, sebenarnya mengandung 91% air.

Dalam satu cangkir buah belimbing mengandung 41 kalori, 4 ons air, serat dan vitamin C.

Buah belimbing mungkin bukan buah favorit yang sering kita beli. Namun saat ini, ada baiknya menambahkan buah belimbing sebagai daftar buah-buahan yang akan dikonsumsi, terutama saat berpuasa.

Baca juga: Jus belimbing berbahaya bagi penderita ginjal?

10. Seledri

ilustrasi seledriShutterstock / Sakoodter Stocker ilustrasi seledri

Seledri, tumbuhan yang membuat masakan enak dan harum, merupakan sayuran yang mengandung 95 persen air dan mampu menghidrasi tubuh.

Seledri mengandung flavonoid yang dapat membantu melindungi sel dan mengurangi peradangan.

Selain itu, antioksidan yang terkandung juga dapat mencegah terjadinya oksidasi dan radikal bebas yang melindungi sel dari kerusakan.

Untuk manfaat yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi seledri secara langsung, menjadikannya rujak, atau dijadikan jus.

Baca juga: Hati-hati, makan buah asam saat bulan puasa

Source