8 Gejala Yang Sering Tidak Diketahui Orang Yang Terinfeksi Corona

JAKARTA – Banyak orang yang terinfeksi virus corona namun tidak menyadarinya karena tidak merasakan gejalanya atau hanya merasakan gejala yang ringan.

Dikutip dari Detikhealth, yang dilansir Daily Star, ilmuwan Dr. Dominic Piment mengatakan bahwa 80 persen pasien Covid-19 mengalami gejala ringan atau tidak ada gejala sama sekali.

Terdapat beberapa gejala yang mengindikasikan seseorang telah terinfeksi virus corona, namun yang bersangkutan tidak menyadarinya.

Dikutip dari Detikhealth yang dilansir berbagai sumber, berikut delapan tanda seseorang telah terjangkit virus corona yang kerap tidak disadari:

1. Nyeri dada

Seorang pasien Covid-19 yang telah dirawat selama 36 hari, Kerri Noeth memaparkan gejala yang dialaminya saat terinfeksi Covid-19 antara lain rasa terbakar dan kesemutan di bagian dada dan leher.

“Terutama jantung saya yang berdebar-debar, dan rasa tidak nyaman yang ekstrem di dada dan tulang rusuk saya,” kata Noeth.

2. Anosmia

Salah satu gejala umum yang muncul pada banyak pasien Covid-19 adalah hilangnya kemampuan mengecap dan mencium atau anosmia. Saat pasien terinfeksi virus corona dengan gejala anosmia, nafsu makannya akan menurun. Hal ini dapat menyebabkan penderita kekurangan gizi.

3. Vertigo

Vertigo dapat menandakan bahwa Anda telah terinfeksi korona. Kondisi ini merupakan sensasi saat Anda merasa pusing dan lingkungan terasa bergerak atau berputar. Vertigo yang parah dapat menyebabkan hilangnya kemampuan sementara untuk berfungsi secara normal.

4. Kerusakan jaringan paru-paru

“ Kelelahan kronis setelah pulih dari infeksi Covid-19 dimungkinkan dan beberapa orang yang pulih terus mengalami gejala pernapasan akibat kerusakan jaringan paru-paru, ” kata Dr Ari Bernstein, penasihat kesehatan di Fruit Street Health and CovidMD.

Dr. Bernstein mengatakan peneliti menemukan bahwa fibrosis atau pembentukan jaringan ikat yang berlebihan pada organ akibat peradangan di paru-paru, dapat menyebabkan berbagai masalah pernapasan jangka panjang.

5. Batuk kering

Gejala lain yang menandakan Anda terinfeksi Covid-19 adalah batuk kering. Batuk kering yang muncul pada Covid-19 disebabkan oleh iritasi pada jaringan paru-paru.

Ketika udara masuk ke paru-paru dan melewati jaringan yang teriritasi, itu memicu batuk.

“Kemungkinan batuk akan tetap ada sampai tubuh Anda benar-benar menyembuhkan jaringan yang rusak,” kata direktur pengobatan gaya hidup EHE Health, Dr Seema Sarin.

6. Sesak napas pendek sampai sedang

Sesak napas ringan hingga sedang adalah salah satu gejala yang dikeluhkan pasien Covid-19. Sesak napas disebabkan oleh peningkatan kebutuhan oksigen.

7. Kelelahan kronis

Spesialis penyakit infeksi Dr. Anthony Fauci, memperingatkan banyak pasien yang mengalami sindrom pasca virus dengan gejala yang menyerupai sindrom kelelahan kronis atau myalgic encephalomyelitis.

“ Kabut otak, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi. Jadi ini sesuatu yang benar-benar perlu kita tanggapi dengan serius karena mungkin saja post viral syndrome yang terkait dengan Covid-19, ” ujar dr Fauci di International AIDS Conference seperti dikutip dari Eat This.

8. Mudah dilupakan

Dr. Majid Fotuhi, direktur medis Pusat Kebugaran Otak NeuroGrow di Virginia Utara, menjelaskan bahwa dalam jangka panjang, pasien dapat mengalami depresi, insomnia, penyakit Parkinson, kehilangan ingatan, atau penuaan di otak yang dipercepat.

“ Bagi mereka yang baru pulih dari Covid-19, saya merekomendasikan olahraga teratur, makan makanan sehat jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Ini adalah cara penting pasien dapat meremajakan otak mereka dan meminimalkan efek samping di masa depan, ” tutup Dr. Fotuhi.

Direktur Perawatan Klinis Dr. Daniel Atkinson menekankan bahwa satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda mengidap Covid-19 adalah dengan menggunakan tes antibodi, untuk menentukan apakah seseorang pernah terinfeksi virus atau tidak.

Source