6 Cara Menyembuhkan Indera Penciuman yang Hilang Karena Sakit

Jakarta, CNN Indonesia –

Menyembuhkan indra penciuman yang hilang karena penyakit atau keadaan kekurangan penciuman memang menjadi pekerjaan rumah itu sendiri. Anosmia bisa terjadi karena berbagai sebab, misalnya Covid19, alergi, batuk dan pilek, hingga sinusitis.

Namun, yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah hilangnya indra penciuman akibat Covid-19. Hanya saja anosmia akibat Covid-19 dikatakan akan kembali normal saat penderita sudah sembuh total. Namun, ada yang tetap menderita anosmia meski negatif. Ini terungkap sebagai efek jangka panjang dari Covid-19.

Berikut cara menyembuhkan indra penciuman yang hilang:

1. Bersihkan hidung bagian dalam

Mengutip berbagai sumber, membersihkan bagian dalam hidung dengan air garam bisa membantu mengembalikan bau tak sedap. Hanya saja hal ini berlaku untuk anosmia yang disebabkan oleh infeksi atau alergi.

2. Terapi penciuman

Cara mengobati anosmia secara alami dapat dilakukan dengan terapi bau untuk mengasah kepekaan indera penciuman. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Laringoskop Dikatakan bahwa pelatihan penciuman dapat membantu menyembuhkan indera penciuman yang hilang akibat Covid-19.

Pelatihan bau “kata Thomas Hummel, rekan penulis dan profesor di Smell and Taste Clinic.

3. Bawang putih

Sifat anti-inflamasi yang kuat dari asam ricinoleic konstituen aktif dalam bawang putih mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam saluran hidung. Adanya sifat anti bakteri menambah manfaatnya dengan membersihkan endapan dahak dari saluran hidung dan juga memperlancar pernapasan dengan memperlebar saluran hidung.

Hancurkan 4-5 siung bawang putih dan tambahkan ke secangkir air mendidih. Rebus selama dua menit, tambahkan sedikit garam. Minum ramuan ini selagi masih panas, dua kali sehari untuk mengembalikan indra penciuman.

4. Lemon

Kandungan vitamin C, antioksidan, dan sifat anti-mikroba yang kuat dalam lemon sangat penting dalam mengobati infeksi yang menyebabkan penumpukan lendir berlebihan di saluran hidung yang diikuti dengan pilek.

Peras jus dari satu lemon dalam segelas air hangat dan tambahkan satu sendok teh madu dan minum teh lemon ini dua kali sehari untuk menghilangkan tenggorokan dan hidung tersumbat.

5. Daun mint

Kandungan bioaktif mentol pada daun mint menunjukkan sifat anti mikroba dan anti inflamasi yang berperan penting dalam meredakan gejala batuk dan flu yang menyebabkan hidung tersumbat, tenggorokan dan rongga dada.

Rebus 10-15 daun mint dalam secangkir air. Saring dan minum campuran tersebut setelah diinfuskan dengan satu sendok makan madu untuk membuka hidung tersumbat dan mengembalikan indra penciuman.

6. Jahe

Gingerol, penyusun aktif jahe memberikan aroma dan rasa khas jahe yang membantu merangsang indera perasa dan meningkatkan indera penciuman. Selain itu, sebagai ekspektoran alami, ia juga menunjukkan sifat anti-mikroba dan pereda nyeri yang ampuh yang membantu mengobati infeksi di saluran hidung dan membersihkan partikel rematik dari hidung.

Anda bisa mengonsumsi jahe dengan menyeduhnya menjadi teh atau mengunyahnya sedikit untuk meningkatkan indra penciuman Anda.

(chs)

[Gambas:Video CNN]


Source