5 Fakta RT LAMP, Uji Air Liur Covid-19 Diklaim 94 Persen Akurat

KOMPAS.com – Dalam upaya mempercepat pengujian Covid-19, peneliti dalam negeri telah membuat inovasi diagnostik terbaru dengan menggunakan sampel air liur (saliva) yang dinilai memiliki akurasi yang tidak kalah dengan PCR.

Seperti yang kita ketahui, selama ini pengujian paling akurat yang digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak adalah dengan menggunakan alat usap hidung diagnostik (PCR Test).

Uji diagnostik Covid-19 dengan sampel air liur ini menggunakan metode ini Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMPU RT).

Metode RT LAMP diklaim mampu mendeteksi secara spesifik asam nukleat yang merupakan materi genetik virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Baca juga: Ilmuwan: Akurat Tes Antibodi Berbasis Air Liur Melawan SARS-CoV-2, Kenapa?

RT LAMP adalah tes molekuler yang termasuk dalam kategori NAAT (Uji Amplifikasi Asam Nukleat) bersama-sama dengan RT – PCR dan TCM.

Sebagai uji molekuler, akurasi metode RT LAMP dikatakan jauh lebih baik daripada antigen cepat yang mendeteksi protein virus.

Fakta RT LAMP

Berikut beberapa hal terkait cek konfirmasi Covid-19 dengan RT LAMP:

1. Tingkat akurasi pengujian

Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Sie Djohan mengatakan, kehadiran pengujian Covid-19 menggunakan saliva atau saliva merupakan alternatif baru yang lebih mudah digunakan dibandingkan dengan PCR Test.

Selain itu, LAMPU RT Saliva dinilai memiliki kinerja akurasi yang tinggi, dengan sensitivitas hingga 94 persen dan spesifisitas 98 persen.

Source