4 Hal Yang Membuat Stres di Ruangan Kecil dan Cara Mengatasinya

Jakarta, CNN Indonesia –

Menekankan bisa timbul karena berbagai hal, salah satunya karena ruangan kecil kacau. Menurut Stephanie Rojas, seorang terapis yang berbasis di NYC yang bekerja dengan organisasi penelitian depresi, tinggal di ruang kecil adalah penyebab stres paling umum di rumah karena sarat dengan keterbatasan.

Di ruangan kecil, Anda lebih cenderung melihat ruang dan objek yang sama berulang kali.

“Seiring berjalannya waktu, Anda mungkin merasa ‘gila’, yaitu saat Anda merasa terjebak, gelisah dan gelisah,” ujarnya.

“Itu dapat menghalangi kemampuan Anda untuk menikmati apartemen Anda dan mengurangi motivasi Anda untuk menghabiskan waktu di rumah.”

Untuk itu, berikut empat penyebab stres tinggal di ruang kecil dan cara mengatasinya, menurut para ahli.

1. Perkuat cahaya alami

Tata letak rumah adalah faktor kunci dalam mengelola stres.

“Ruang terbuka bisa lebih mengundang dan mungkin menempatkan kita dalam keadaan yang lebih luas,” kata terapis Cecille Ahrens, seperti dilansir Insider.

“Ruang kecil, terutama jika tidak ada jendela, dapat menyebabkan kecemasan dan memicu serangan panik.”

Ahrens menambahkan bahwa dalam kasus yang tidak terlalu parah, orang-orang di ruang terbatas mungkin mengalami efek fisiologis yang tidak terlalu parah seperti stres, perasaan kewalahan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Jika Anda tinggal di kamar tanpa jendela, Sank menyarankan pergi keluar untuk meningkatkan mood Anda.

“Saya selalu menganjurkan agar orang meluangkan sedikit waktu setiap hari, bahkan hanya beberapa menit, di bawah sinar matahari langsung untuk menghilangkan stres,” kata Sank.

2. Buat sekat

Menurut Rojas dan terapis Weena Cullins, merasa sesak di ruang sempit bisa membuat stres, begitu juga dengan denah lantai terbuka, karena tidak memberikan privasi.

Berada di satu ruangan besar juga membuat Anda lebih sulit untuk merasa terhubung dengan lingkungan sekitar Anda, kata Rojas, seraya menambahkan bahwa keterbukaan ruangan dapat menyebabkan gangguan dan perasaan kesepian.

Dia mengatakan sejak pandemi virus corona, pemisahan di ruang bersama menjadi lebih penting.

“Banyak yang membutuhkan kamar dan perpisahan untuk digunakan dalam video call untuk bekerja atau sekolah, serta mendapatkan ruang dari orang lain di rumah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anju Abraham, penyewa apartemen studio di Washington, DC, sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya menggunakan pembatas sementara untuk membangun privasi saat tamu datang.

3. Tambahkan penyimpanan multiguna

Menurut Cullins, menjaga barang-barang tetap rapi di ruang kecil, menemukan cara untuk menyimpan barang bisa membuat stres.

Untuk mengatasi hal ini, Cullins merekomendasikan investasi pada furnitur dengan berbagai fungsi, seperti tempat duduk dan penyimpanan.

Tip lainnya, katanya, adalah membersihkan barang-barang Anda secara rutin.

“Memegang barang yang membuat kekacauan atau mengurangi ruang hidup Anda dapat menyebabkan stres seiring waktu,” katanya.

4. Jangan bekerja dan bersantai di ruangan yang sama

“Selama tahun lalu, ketika banyak orang bekerja dari rumah, menjadi sangat sulit bagi orang untuk memisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadi mereka,” kata terapis Ariel Sank.

“Dengan menciptakan area terpisah di mana Anda bekerja versus bersantai, Anda tidak hanya menciptakan pemisahan fisik tetapi juga pemisahan mental dari keduanya,” katanya.

Sank menambahkan bahwa memisahkan pekerjaan Anda dari lingkungan yang dingin bisa jadi sulit jika tinggal di tempat yang kecil.

“Bahkan mengubah kursi atau meja yang Anda duduki untuk bekerja versus bersantai dapat membuat perbedaan besar,” katanya.

(agn)

[Gambas:Video CNN]


Source