10 Tips Merawat Tanaman Hias Agar Subur & Tidak Mudah Layu

Jakarta – Jenis tanaman hias banyak sekali dan biasanya perawatannya tergantung jenisnya ya Bunda. Jadi, Bunda tidak bisa menyamakan perawatan tanaman hias satu dengan yang lain.

Bagi bunda yang ingin mencoba merawat tanaman hias ada baiknya mengetahui cara merawatnya terlebih dahulu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Bu.

Mulai dari penyiraman, pemberian pupuk, intensitas cahaya, dan lain sebagainya. Untuk penyiraman misalnya, setiap tanaman hias memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda.


Ada tanaman hias yang hanya disiram pada saat tanah benar-benar kering, ada pula yang setiap hari disiram agar tidak mudah layu. Tentu air menjadi poin penting dalam merawat tanaman hias ya Bunda.

Lalu bagaimana secara lebih detail bagaimana cara merawat tanaman hias agar bisa tumbuh subur? Berikut 10 tips penting dalam merawat tanaman hias The Sill.

1. Cahaya

Kebutuhan cahaya tanaman hias indoor dan outdoor beda, Bunda. Tanaman hias dalam ruangan biasanya senang dengan cahaya terang dari sinar matahari tidak langsung. Jadi, mereka bisa berkembang di dalam rumah.

Jika sinar matahari begitu terik hingga menembus jendela Anda, sebaiknya Anda memasang tirai untuk melindungi tanaman hias. Sehingga cahaya yang terpapar tanaman hias tetap sesuai kebutuhan.

Namun kembali lagi, sesuaikan dengan jenis tanaman hias yang Bunda miliki. Untuk sukulen misalnya, meski sering dijadikan tanaman hias dalam ruangan, jenis ini tetap kuat di bawah terik sinar matahari langsung dalam waktu lama.

2. Kompatibilitas

Jika Anda sibuk bekerja, biasanya Anda akan melupakan segalanya, termasuk merawat tanaman hias di dalam rumah. Nah, bagi ibu-ibu yang sibuk ada baiknya menanam tanaman hias yang memiliki keserasian yang baik dan tetap subur tanpa perawatan yang intensif.

Misalnya tanaman hias sukulen seperti ZZ yang bisa bertahan hidup tidak boleh dirawat dengan baik. Hal utama yang dibutuhkan tanaman hias ZZ adalah cukup cahaya, baik terang maupun sedang. Kemudian sirami saat tanah sudah kering.

Namun jika punya waktu lebih, Anda bisa memilih tanaman hias yang membutuhkan perawatan lebih sedikit, seperti anggrek atau pakis.

3. Air

Lebih baik kurang dari pada menyirami tanaman hias secara berlebihan. Terlalu banyak air bisa menyebabkan akar membusuk.

Hapus saja jadwal penyiraman tanaman rumahan Anda, dan sirami tanaman dengan hemat saat dibutuhkan. Cek dulu tanah di dalam pot tanaman hias untuk memastikan sudah kering minimal 5 cm dari permukaan.

Frekuensi penyiraman tanaman hias biasanya bervariasi tergantung musim. Selama musim panas, Anda mungkin perlu lebih sering menyiram karena tanah akan lebih cepat mengering.

4. Kelembaban

Tip selanjutnya adalah kelembapan. Kelembaban sangat penting diperhatikan agar tanaman tidak mudah layu dan dapat tumbuh subur.

Beberapa tanaman tropis, seperti anggrek dan pakis, menyukai kelembaban tinggi dan cahaya tidak langsung. Berbeda dengan tanaman hias kaktus yang menyukai udara kering dan cahaya terang langsung.

Untuk itu, Bunda harus mengetahui jenis-jenis tanaman hias yang akan dirawat. Sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan kelembapannya.

5. Suhu stabil

Pada umumnya tanaman hias tidak dapat hidup di tempat yang suhunya ekstrim, terlalu dingin atau terlalu panas. Hal ini juga terjadi di wilayah di mana sering terjadi perubahan ekstrem yang tiba-tiba.

Padahal memang ada beberapa tanaman hias yang bertahan dan bisa tumbuh subur. Untuk itu, Bunda perlu menjaga kestabilan suhu rumah jika memiliki tanaman hias dalam ruangan.

Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Hindari menempatkan tanaman di dekat pemanas atau AC.

Dalam hal ini, diperlukan perhatian khusus. Jika Anda merasa daun tanaman hias mulai layu, coba cek suhu ruangan di rumah Bunda.

Untuk tips lainnya, klik BACA HALAMAN BERIKUTNYA, Moms.

Perhatikan juga jenis-jenis tanaman hias tropis, pada video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(kuy / kuy)



Source