10 Tanda Kurang Konsumsi Sayur, Salah satunya Berat Badan Cepat Naik »JOGLOSEMAR NEWS

Ilustrasi sayur dan buah. Pixabay

JOGLOSEMARNEWS.COM – Sayuran banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat pangan yang sangat bermanfaat dan menyehatkan tubuh.

Namun dalam kehidupan sehari-hari kita sering melupakan sayuran untuk kita konsumsi, dan memilih makanan lain.

Pola makan tinggi sayuran bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit kanker, diabetes dan jantung.

Selain itu, serat makanan pada sayuran dapat membantu meningkatkan asam folat dalam darah dan menurunkan kadar kolesterol darah.

Pedoman Diet USDA menyatakan bahwa Anda harus mengonsumsi antara 5 hingga 13 porsi buah dan sayuran per hari. Ini setara dengan sekitar 2 ½ hingga 6 ½ cangkir setiap hari, tergantung jumlah kalori yang perlu Anda makan untuk menjaga berat badan, seperti dilansir laman Boldsky.

Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa kita kurang mengonsumsi sayur-mayur

1. Mudah Memar
Mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang lebih sedikit dapat menyebabkan mudah memar, gusi berdarah, lemas, kelelahan, ruam dan mengurangi kecepatan penyembuhan luka dan luka. Makan makanan yang kaya vitamin C seperti paprika merah, paprika merah, kangkung, sayuran berdaun hijau tua, brokoli, kubis brussel dan tomat.

2. Dapatkan Serangan Dingin yang Konstan
Kekurangan sayuran dalam makanan Anda dan nutrisi penting (seperti vitamin C) yang akan membuat tubuh Anda kekurangan pertahanan yang dibutuhkan untuk melepaskan pejuang radikal bebas melawan virus dan bakteri. Makan sayuran berdaun hijau tua yang akan membantu memperkuat sistem kekebalan Anda dan memberi Anda antioksidan dan zat besi yang melimpah.

3. Sering Lelah
Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, bisa jadi itu karena kekurangan folat atau asam folat. Kekurangan folat menyebabkan kelelahan dan anemia. Ini juga berperan dalam sintesis dan perbaikan DNA. Folat atau asam folat adalah vitamin B9 yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau tua seperti kacang merah, asparagus, lentil, bayam, dll, jadi memasukkannya ke dalam makanan Anda adalah suatu keharusan.

4. Sering Lupa
Meskipun kelupaan sesekali terjadi pada usia berapa pun, jika Anda merasa otak Anda tidak dapat menghafal hal-hal kecil, itu pertanda Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi. Lutein, nutrisi, telah terbukti meningkatkan daya ingat dan pembelajaran. Ini ditemukan dalam wortel, sayuran hijau, brokoli, jagung dan tomat. Nutrisi ini juga dapat membantu melindungi dari katarak dan degenerasi makula – dua kelainan mata yang umum.

5. Sulit Menangani Stres Harian
Makan makanan tertentu memengaruhi tingkat stres Anda secara signifikan. Peradangan adalah respons alami tubuh Anda terhadap stres, dan jika Anda tidak menangani stres dengan baik, hal itu dapat berdampak buruk pada tubuh Anda. Makan makanan anti inflamasi seperti salmon, tuna, paprika berwarna cerah, tomat, minyak zaitun, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan seperti stroberi, blueberry, ceri dan jeruk.

6. Rawan Kram Otot
Sayuran mengandung potasium yang membantu mencegah kram otot, terutama saat Anda berolahraga. Kalium merupakan mineral esensial yang dapat membantu mencegah kram otot dan kembung. Kalium juga dapat mencegah tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan ginjal, kecemasan dan stres. Ini juga membantu meningkatkan kekuatan otot dan metabolisme. Makan lebih banyak sayuran kaya kalium seperti bayam, ubi jalar, brokoli, acorn squash, lobak Swiss, kentang, kangkung, jamur, labu, dan banyak lagi.

7. Sering Terjadi Infeksi
Infeksi yang sering terjadi adalah tanda-tanda sistem kekebalan yang lemah, kekurangan gizi, dan kurang makan sayur. Tanpa nutrisi yang tepat, sistem kekebalan Anda akan melemah untuk melawan patogen berbahaya, dan tubuh Anda tidak akan dapat mempertahankan diri dari infeksi dalam waktu dekat. Jadi, Anda disarankan untuk memasukkan semua jenis buah dan sayuran ke dalam makanan Anda untuk menghindari penyakit dan masalah kesehatan.

8. Mengalami Masalah Pencernaan Secara Teratur
Jika Anda sering mengalami masalah pencernaan dan kembung, ini pertanda jelas bahwa Anda tidak menambahkan cukup sayuran dan serat. Serat yang ada dalam sayuran membantu proses pencernaan, yang membantu menjaga keteraturan usus.

9. Meningkatnya Risiko Masalah Jantung
Jika Anda telah didiagnosis dengan masalah jantung dan Anda tidak memiliki riwayat penyakit dalam keluarga, ini bisa menjadi tanda Anda tidak menambahkan cukup sayuran ke dalam makanan Anda. Penyakit jantung koroner seperti serangan jantung dan angina bisa membuat Anda menderita penyakit kardiovaskular. Orang yang makan lebih sedikit sayuran sering berakhir dengan penyakit jantung di kemudian hari.

10. Menambah Berat Badan Dengan Cepat
Sayuran dikemas dengan serat makanan yang membuat Anda merasa kenyang sehingga tidak merasa lapar di kemudian hari. Kebanyakan sayuran rendah kalori, dan memakannya akan mengurangi rasa lapar dan memberi Anda nutrisi penting. Ini akan membantu Anda untuk tidak menambah kalori sekaligus menjaga kesehatan Anda.

11. Mengalami Masalah Penglihatan

Sayuran berdaun hijau tua dan sayuran berwarna seperti wortel dan bit mengandung karotenoid yang dapat membantu mencegah masalah penglihatan terkait usia dan membantu meningkatkan kinerja visual mata. Karotenoid dapat membantu memberikan tindakan perlindungan terhadap katarak dan mencegah degenerasi makula dan penyakit mata terkait penuaan lainnya.

www.tempo.co

Source