10 Gejala Infeksi Paru yang Perlu Diketahui Page semua

KOMPAS.com – Infeksi paru-paru mudah menyerang anak-anak, orang tua, pemilik ketahanan lemak tubuh, dan perokok.

Infeksi paru-paru merupakan penyakit inflamasi yang mempengaruhi saluran udara menuju kantung udara paru-paru.

Penyakit ini bisa menyebabkan nanah dan lendir menumpuk di paru-paru. Akibatnya saluran udara menjadi bengkak dan memicu sesak napas.

Baca juga: 5 Penyebab Penyakit Paru-Paru Menurut Jenisnya

Meluncurkan Kesehatan yang lebih baikPenyebab infeksi paru-paru antara lain virus, bakteri, jamur, kebiasaan merokok, dan paparan bahan kimia berbahaya dalam waktu lama.

Gangguan pada bagian sistem pernafasan ini bisa menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Berikut beberapa gejala infeksi paru-paru yang harus diwaspadai:

1. Batuk berdahak

Berhati-hatilah jika Anda mengalami batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh selama beberapa minggu.

Meluncurkan Healthline, batuk berdahak berhubungan dengan infeksi paru kadang disertai darah, lendir berwarna putih, jauh, atau abu-abu kekuningan.

2. Dada sakit seperti ditusuk

Nyeri dada tidak hanya berhubungan dengan penyakit jantung. Masalah kesehatan ini juga bisa menjadi tanda adanya infeksi paru-paru.

Nyeri dada pada penyakit paru-paru cenderung menusuk. Selain itu, rasa sakitnya cenderung bertambah parah saat digunakan untuk batuk atau bernapas dalam-dalam.

Terkadang, rasa sakit menjalar dari dada ke punggung tengah dan atas.

Baca juga: 10 tanda penyakit paru-paru yang tidak boleh dianggap remeh

3. Demam tinggi

Demam adalah salah satu mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Suhu tubuh normal biasanya di bawah 37 derajat Celcius.

Penderita infeksi bakteri paru biasanya mengalami demam tinggi dengan suhu mencapai 40,5 derajat Celcius.

Kapanpun demam tinggi, tubuh biasanya berkeringat, menggigil, otot pegal, dehidrasi, sakit kepala, dan lemas.

Segera periksa ke dokter jika demam sudah di atas 38,9 Celcius atau demam berlangsung lebih dari tiga hari.

4. Badan pegal

Saat paru-paru terinfeksi, otot di tubuh bagian belakang biasanya terasa nyeri.

Kondisi ini disebabkan adanya peradangan pada otot akibat infeksi di dalam tubuh.

Baca juga: Mengenal apa itu hipertensi pulmonal, gejala dan penyebabnya

5. Pilek

Gejala infeksi paru-paru lain yang tidak boleh dianggap remeh termasuk pilek dan bersin.

Pilek dan bersin biasanya muncul dengan infeksi paru-paru seperti bronkitis.

6. Sesak napas

Setiap gangguan atau penyakit paru-paru disertai dengan sesak napas atau rasa sulit bernapas dengan benar.

Segera ke dokter atau rumah sakit jika mengalami kesulitan bernapas.

7. Kelelahan

Seseorang biasanya merasa lelah atau lesu karena tubuhnya bekerja keras melawan infeksi.

Selama penyakit ini, istirahat sangat penting agar proses penyembuhan lebih cepat.

Baca juga: 10 Gejala TB Paru dan Penyebabnya

8. Mengi

Desah adalah kondisi saat menghembuskan nafas terdapat suara seperti peluit bernada tinggi.

Mengi disebabkan oleh saluran udara yang menyempit atau peradangan akibat infeksi.

9. Bibir atau kuku kebiruan

Bibir atau kuku yang terlihat kebiruan atau pucat bisa menjadi indikasi bahwa tubuh Anda kekurangan oksigen.

10. Suara berderak dari paru-paru

Gejala lain dari infeksi paru-paru adalah munculnya suara berderak dari dalam paru-paru.

Bunyi itu bisa terdengar saat dokter memeriksanya dengan stetoskop.

Segera konsultasikan ke dokter jika salah satu gejala di atas muncul. Penyakit ini jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan penyakit paru-paru kronis yang rawan kematian.

Baca juga: Kenali penyebab emfisema yang bisa merusak paru-paru

Source